Menengok aktifitas SMK NEGERI 1 DENPASAR TEMPAT “LAHIRNYA” MURID BERPRESTASI BIDANG TEKNOLOGI

img_headerDenpasar , Dekribali.com – Berdiri di atas lahan 2,04 Ha lebih serta berada di kawasan pusat kota, sekolah Teknologi Menengah tertua di Bali itu kini tengah menjadi perhatian masyarakat metro Denpasar bahkan Asian. berbagai opini positif pun mengemuka , maklum SMK NEGERI 1 Denpasar yang berdiri sejak tahun 1962 silam itu dulunya STM Negeri yang didirikan atas permintaan Pemerintah Daerah Tingkat 1 Bali, sekarang ini sudah menjadi Rintisan  Sekolah Berstandar Nasional ( RSBI ) dan memiliki ruangan  mencapai 60 kelas. Semua ini hasil dari jerih payah pengelola sekolah guru dan orang tua murid di bantu dengan pemerintah, dengan kerja sama seperti itu maka kami dapat terus membangun sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan belajar para siswa, bahkan dalam upaya penambahan gedung baru kami menggunakan tenaga ahli dari guru dan di bantu oleh murid yang membidangi Program Studi Keahlian Teknik Bangunan dan hasilnya sangat memuaskan, “ bisa dilihat sendiri hasilnya “ kami juga berencana untuk membangun ruangan lagi karena mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar 600 juta, di sampaikan  Kepala sekolah SMKN 1 Denpasar Drs. I Gusti Ngurah Wijaya kepda dekritbali.com saat di temui di kantornya, lebih lanjut Wijaya menjelaskan  dalam pendalaman ilmu pengetahuan tidak mungkin bisa mendapatkan hasil yang maksimal meskipun pengajar memiliki kecerdasan dan siswa memiliki daya tangkap yang bagus kalau  tidak di tunjang dengan sarana prasarana yang memadai seperti gedung dan tempat pelatihan, untuk peralatan praktek kami di bantu oleh pemerintah pusat “maka dengan semua itu terpenuhi “ menjadi kan sekolah ini banyak melahirkan murid berprestasi.  Bukti nyata kita selalu menjuarai setiap acara lomba baik di tingkat Provinsi sampai ke tingkat Nasional bahkan Internasional dalam bidang teknologi , di antaranya LKS SMKN 1 Denpasar dapat Piala juara I dan II BRICKLAYING Tingkat Nasional.

Kini sekolah itu makin berbenah diri untuk benar benar memposisikan lembaga itu sebagai abdi masyarakat  dengan memprioritaskan pelayanan pendidikan yang maksimal, dengan adanya sarana dan prasarana yang lengkap sekolah ini selalu di datangi atau di jadikan tempat belajar oleh sekolah – sekolah lain  khususnya dari Provinsi bali bahkan dari luar Bali seperti jawa, Balikpapan, Pontianak, Sumatra bahkan dari luar negeri seperti Australia untuk melakukan Studi Banding, Kami memiliki Visi “ menjadi Sekolah Bersetandar Internasional ( SBI )” dan Misi kami “ menyiapkan tenga terampil tingkat menengah bidang teknik industri yang memenuhi standar kompetensi internasional “. Menurut Wijaya sekolah  kejuruan ini  di fungsikan untuk mengabdi pada masyarakat, faktanya kata Wijaya sekolah ini mengedepankan  aspek pelayanan pendidikan yang maksimal dalam bidang keterampilan, lanjut Wijaya perbekalan juga di berikan kepada semua Guru sebagai pendidik di bidang nya masing – masing, sebagai contoh dalam hal penguasaan komputer sudah dari tahun 2001 guru yang belum menguasai komputer di kursuskan komputer begitu juga dalam hal bahasa Inggris jadi di harapkan semua guru bisa mengoperasikan komputer dan bisa bicara dengan bahasa inggris, intinya setiap guru bisa menguasai di bidangngnya masing – masing ungkapnya .

Sedangkan dalam bidang  pengembangan diri siswa  kami bekerja sama dengan  banyak perusahaan industri seperti PT. ASTRA, PT. PLN, PT. AUTO 2000 dan banyak lagi bisa di lihat di Website kami di www.smkn1dps.sch.id lebih jelas dikatakan oleh alumnus IKIP Jogja Drs. Gusti Ngurah Wijaya, sekolah mendorong penuh potensi siswa di antaranya di ikut sertakannya murid berprestasi dalam ajang lomba baik tingkat Provinsi, Nasional bahkan Internasional dan kita selalu meraih juara. Dijelaskan Wijaya  yang menjabat sebagai Kepala sekolah sejak tahun 2000 ini, untuk mencapai target SBI selain menyiapkan sarana prasarana, pendidik ahli juga dalam hal manajemen yaitu selalu menepati janji, dalam hal ini kepala sekolah menerapkan standar ISO seri 9001 s/d 2008, kita juga memiliki standar keuangan dan di bantu oleh Masyarakat pengguna jasa dan orang tua peserta didik, dalam hal isi kurikulum menyesuaikan konsep standar daerah untuk standar penilaian di jelaskan Wijaya menerapkan penilaian Formatif dengan melakukan ulangan mingguan dan juga semesteran setiap enam bulan sekali untuk lulusan Kejuruan di lakukan penandatanganan bersama dengan perusahaan industri, dalam hal pencapaian target, kita selalu melakukan studi banding dengan sekolah – sekolah yang sudah lebih dulu meraih predikat SBI. Disinggung masalah jumlah ke lulusan dan penerimaan murid baru Drs. I Gusti Ngurah Wijaya menjelaskan dengan penuh kebanggaan bahwa siswanya selalu lulus. Seperti tahun 2008 jumlah siswa mencapai 701 dan semuanya lulus 100%, yang lebih membanggakan lulusan sekolah kami banyak yang di terima di Universitas ternama baik di Universitas yang ada di Bali maupun di Jawa dengan nilai penerimaan di atas rata – rata. Untuk tahun ini kami membatasi penerimaan siswa baru hanya 600 terbagi 20 kelas terdiri 2 kelas per program keahlian meskipun yang mendaftar mencapai ribuan.

Dalam hal prestasi di benarkan oleh I Nyoman Mei Arta yang pernah menjuarai sampai di tingkat Asian saat  menjadi siswa dan sekarang menjadi Guru honorer di sekolah itu sebagai pembimbing khusus persiapan menghadapi lomba LKS baik tingkat provinsi,    Nasional bahkan sampai Internasional bidang Teknik, “ ya saya pernah jadi juara  dan saya juga  pernah ikut terjun langsung mendirikan bangunan sekolah ini “ ungkap  Arta sambil menunjukan bukti photo yang ada di mading, di situ terpasang photo – photo kenangan ketika  guru dan murid bersama –sama mendirikan gedung sekolah dan di amini juga oleh Guru yang terjun langsung ke lapangan, bahkan kata guru tersebut beliau sempat juga memberikan pendalaman / pengajaran secara langsung kepada tukang yang ikut serta dalam pembangunan sekolah ini. keikut sertaan murid dalam pembangunan semata mata memberikan kesempatan kepada murid utuk terjun langsung menjadi seorang ahli dalam bidang yang di tekuninya “ ya sebagai ekstra kulikuler “ imbuh Wijaya, yang juga mantan siswa di sekolah yang dia pimpin sekarang, ketika melihat photo – photo kenangan pembangunan gedung yang di lakukan Guru dan murid, tidak ada maksud lain. Harapan kami ke depan adalah bisa tercapainya sekolah kami ini menjadi Sekolah Kejuruan Berstandar Internasional, semoga dengan di beritakan nya sekolah kami ini bisa memberikan sedikit gambaran dan bisa di jadikan pembelajaran bagi sekolah lainnya Wijaya mengungkapkan harapannya.(*)

About the Author