Denpasar, dekritbali.com – Sudah sepantasnya sekolah penyelenggara pendidikan untuk berbangga apabila anak didiknya berprestasi, apa lagi menjadi murid yang mengangkat nama baik sekolah dengan meraih prestasi, seperti melalui acara sebuah perlombaan. Ini juga di lakukan oleh Drs. I Made Wibawa Kepala sekolah SMA ( SLUA ) Saraswati 1 Denpasar yang di dampingi oleh DR Ir Deden Ismail, MSi. Wibawa mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi yang di raih oleh anak didiknya dalam rangka ikut serta acara perlombaan Robot line Follower yang di gelar oleh Politeknik Negeri Bali, di ikuti oleh atau ruang lingkup regional yaitu setingkat SMA Negeri juga Swasta dari Jawa, Bali dan Nusa tenggara.
Wibawa menjelaskan kepada dekritbali.com, ketika di temui di kantornya, perlombaan tersebut di ikuti oleh 22 peserta sekolah dari Jawa, Bali dan Nusa tenggara, untuk juara satu di raih oleh SMK Tangerang, sementara anak didiknya menjadi juara dua, berhasil menyisihkan pesaing dari sekolah SMA Negeri baik dari Jawa Bali dan Nusa tenggara. “Kami sangat Bangga karena bagai manapun masalah IT sudah menjadi Ikon kita di SMA Saraswati 1 Denpasar sehingga Kami berharap dengan keterampilan dan kemampuan anak – anak di bidang ini sudah bisa di sejajarkan dengan sekolah – sekolah pavorit lain, bahkan untuk di Bali Kita boleh berbangga sudah melampaui beberapa sekolah Negeri boleh di bilang begitu untuk di bidang IT”.
Deden Ismail menjelaskan mewakili Wibawa bahwa sekolah SMA Saraswati 1 menyediakan Hos Spot gratis untuk anak anak bisa meng akses Internet untuk belajar. Untuk lebih menunjang pendidikan rencananya pihak sekolah juga akan mengganti komputar dengan yang lebih canggih di atas Pentium 4. Sekolah kita juga mulai 6 tahun yang lalu sudah mengeluarkan sertifikat dari keterampilan komputer dan materinya di sesuaikan dengan materi yang ada di sekolah ini, jadi keterampilan dasar komputer sampai penggunaan IT. “Sertifikat kita sudah di akui terbukti ada beberapa lulusan kita mau menjadi PNS di haruskan menyertakan setifikat computer dan sertifikat dari sekolah kita di terima”. Di jelaskan Ismail. Di antaranya materi Penguasaan Word, excel, pengetahuan dasar computer, axces, IT yaitu mencakup multi media termasuk pembuatan Website, desain grafis dan lain lain, di harapkan dengan penguasaan itu semua bisa menjadi dasar buat melanjutkan ke tingkatan yang lebih tinggi, termasuk juga kalo mau terjun langsung ke dunia kerja di harapkan mereka sudah siap.
Lebih lanjut menurut Wibawa bahwa sekolah nya mulai semester ini sudah memasuki Kategori Sekolah Rintisan Mandiri ( KSRM – red) jadi standar kofetensinya naik menjadi rata – rata 70, baru di anggap tuntas di bidang IT. Sekolahnya juga memiliki beberapa kelas unggulan dimana multi medianya lengkap, masing masing kelas memakai Lcd dan leptop untuk masing – masing pelajar. “Kita terus meningkatkan pelayanan di bidang pembelajaran IT sesuai dengan perkembangan teknologi masa kini, kita tidak ingin statis tapi kita terus dinamis apa yang menjadi perkembangan IT di luar minimal anak – anak kita bisa mendapatkan informasinya lebih awal melalui pembelajaran yang inovatif, kreatif. Termasuk sarana nya pun Kita selalu menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan teknologi terakhir”. Wibawa mengungkapkan harapannya.**