Otak Maling Sakti, Di Dor *Satu Buron, Ditangkap Saat Istri, Akan Melahirkan

DENPASAR, dekritbali.com – Setelah anggota buser Polsek Denpasar Barat berhasil meringkus enam komplotan maling sakti diantaranya, Iwan dan Arif. Senin (2/11) dini hari, anggota buser Polsek Denbar berhasil meringkus otak dari maling sakti tersebut. Dia adalah, Budianto,29, asal Dusun Tugung RT 04/RW 04, Sempu Banyuwangi yang indekost di Gunung Resimuka, Monang-Maning, Denpasar.

Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu I Wayan Wisnawa Adi Putra didampingi Kasubnit Sidik Polsek Denbar Ipda I Gusti Rai Suanda Rabu (4/11) kemarin mengatakan, tertangkapnya Budi dirumahnya tersebut berkat informasi yang diberikan oleh keenam temannya yang sudah menjadi penghuni sel tahanan Polsek Denbar. “Anggota berjumlah enam orang berangkat ke Banyuwangi. Dan saat itu tersangka kita tangkap ketika sedang tidur dirumahnya. Usai tangkap dari Banyuwangi langsung dibawa ke Polsek Denbar Ia ditangkap disaat istri akan melahirkan,”ujarnya.

Tidak mau mengulur waktu lagi, setelah anggota buser Polsek Denbar mengiring tersangka ke Polsek. Esoknya harinya, Budi digiring keluar untuk menunjukan beberapa TKP yang pernah ia sanggongi bersama Iwan dan Arif. Namun sayangnya, ketika sampai di kawasan Kesiman, Denpasar saat itu tersangka malah berulah untuk mencoba kabur. “Dikesiman Budi kita tembak kaki kirinya karena berusaha kabur. Saat ini kami sedang memburu satu orang lagi komplotan maling sakti  dengan insial HR (Kip),”ucap Mantan KBO Polres Bangli.

Disisi lain, Kasubnit Sidik Polsek Denbar Ipda I Gusti Rai Suanda menambahkan, disini peran Budi selain menjadi otak pencurian tersebut. Sebelum anak buahnya melakukan tindakan terlebih dahulu Budi survey lokasi. “Budi survey sambil lancing. Setelah TKP dapat ia menghubungi anak buahnya. Ketika anak buahnya sudah berhasil dan memperoleh hasil curian, anak buahnya kembali menghubungi Budi untuk minta jemput,”ulas pria berambut tipis ini.

Sunada menuturkan, apapun bentuk barang hasil curiannya, di jual pada Aan yang ditangkap beberapa waktu lalu, karena telah menadah barang curian mereka.  “Budi mengaku, ia kabur setelah anak buahnya ditangkap bersama HR. Budi kabur dengan membawa istrinya naik motor. Sedangkan HR naik bus. Saat disanggongi HR di BanyuwangiHR berhasil kabur dan kini masih buron,”pungkasnya.(*)

About the Author