DENPASAR, dekritbali.com – Pada Sabtu (7/11) pukul 22.41 Wita atau malam minggu lalu, kawasan Jalan Gatot Subroto VI Gang Nuri, Denpasar, gempar. Hal tersebut setelah darah seorang penjahit yang bekerja disalah satu Garmen Denpasar muncrat ditusuk tiga orang lelaki berperawakan tegap. Dia adalah, Makrup,32, tukang jahit yang tinggal diseputaran TKP.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu I Wayan Wisnawa Adi Putra saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, sebelum darah muncrat akibat luka robek yang keluar dari samping perut korban karena ditusuk oleh tiga orang pelaku. Kejadian ini berawal ketika korban hendak pulang kerumahnya, tiba-tiba ia dihadang oleh tiga pria berbadan tegap.
Entah apa yang mereka ributkan hingga salah satu dari tiga tersangka langsung menusukan sebilah senjata tajam berupa pisau ke arah perut korban. Tak hayal setelah di tusuk korban langsung tergulai lemas. Melihat korbannya sudah tergelepak dengan keadaan perut yang banyak mengeluarkan darah, tiga tersangka langsung meninggalkan korban.
Mantan KBO Polres Bangli menambahkan, kendati perut dalam keadaan luka robek. Korban masih bisa minta tolong. “Saat perut robek dan bersimbah darah, korban berteriak. Teriakan korban yang keras mengundang warga. Dari teriakan itu, warga berdatangan dan hari itu itu juga warga melarikan korban ke RSUD Wangaya,”ungkapnya.
Perwira asal Karangasem ini menegaskan, mendapatkan laporan kasus penusukan tersebut anggota buser Polsek Denbar langsung turun kelokasi. Untuk kasus ini Wisnawa mengaku, telah mengantongi identitas para pelaku. “Korban sampai sekarang masih terbaring di RS dalam keadaan koma. Identitas tiga pelaku sudah kami kantongi berdasarkan keterangan para saksi di TKP. Sekarang kami sedang sanggongi tempat tinggal pelaku di daerah Kampung Jawa, Denpasar. Nama satu tersangka sudah kita kantongi inisial Sma. Kita lihat besok ini, pasti pelaku berhasil kita tangkap,”janjinya.