DENPASAR, dekritbali.com – Saat dikeler ke ruang prees room Polda Bali ada sisi menarik dari kehidupan sang Bandar togel bernama Handoko Mintarja,27 ini. Ternyata perjalanan hidup sang Bandar togel sejak lulus dari meja kuliah dan mengambil jurusan ekonomi, ia yang bekerja di sebuah perusahaan air minum di Jember, kerap mengalami masalah keluarga.
Masalah yang dihadapi Handoko sampai nekat menjadi Bandar togel ini berawal dari bangkrutnya usaha bengkel keluarga yang sudah di jalaninya selama bertahun-tahun. Ketika mengalami kebangkrutan pria keturunan tionghoa ini mulai agak bingung. Setelah bengkelnya di sita. Disamping bengkel disita Handoko juga jadi banyak hutang. “Sejak bangkrut ayah saya langsung sakit struk dan darisana saya mulai berpikir bagaimana caranya mencari biaya untuk kesembuhan ayah saya,”ungka Handoko sambil menutupi wajahnya dari jempretan kamera wartawan.
Karena terus berpikir keras, Handoko secara perlahan mulai meninggalkan pekerjaannya sebagai karyawan di perusahaan air minum. Dengan modal nekat untuk kesembuhan ayahnya, Handoko menyiapkan modal awal Rp. 3 juta untuk membuka usaha bisnis togel. “Modal awal saya Rp 3 juta. Saya coba-coba menjalani bisnis ini hingga sekarang,’’terangnya.
Darisanalah awal, perjalanan bisnis togel ini mulai dikembangkan. Sampai suatu saat usaha yang dilakoni Handoko melambung tinggi. Bayangkan omzet perhari yang di peroleh Handoko mencapai nilai Rp. 40 juta. Dari omzet tersebut, keuntungan yang didapat tersangka yakni berkisar Rp 15 juta hingga Rp 20 juta. ‘’Kita menjual nomor togel Singapura hanya di Lumajang. Di Bali, kita hanya mencari tempat yang aman,’’tandasnya.
Lantas apa alasan Handoko memilih Bali ?. Bandar yang di sebuah rumah kontrakan berlantai II di bilangan Perumahan Dalung Permai Jalan Surya Buana Blok III No 110, Kuta Utara, Badung ini mengaku memilih Bali sebagai tempat untuk merekap lantaran juga ingin jalan-jalan. Selama tinggal di Bali (sejak Agustus 2009), mereka sempat berekreasi di beberapa tempat. ‘’ Kita juga pernah jalan-jalan ke pantai,”pungkas sembari mengatakan bahwa ia membuka nomor togel itu setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu.
Sementara itu Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol I Gde Sugianyar, atas perbuatan para tersangka, pihaknya menjerat dengan pasal 303 tentang perjudian. Ancaman hukumannya selama 10 tahun penjara. ‘’ Kita masih dalami pemeriksaan para tersangka. Hingga kini, pemeriksaan masih berlangsung,’’ paparnya.( Dika )